Monday, October 31, 2011

Karangan Bebas 1

nama : Indri Pratiwi Putri (38209522) / 3DD03

Pestisida

Selama ini, kita mengetahui bahwa pestisida sangat berguna dalam membantu petani merawat pertaniannya. Pestisida dapat mencegah lahan pertanian dari serangan hama. Hal ini berarti jika para petani menggunakan pestisida, hasil pertaniannya akan meningkat dan akan membuat hidup para petani menjadi semakin sejahtera. Dengan adanya pemahaman tersebut, pestisida sudah digunakan di hampir setiap lahan pertanian.

Tetapi, dibalik manfaatnya yang besar, akhirnya para peneliti menyadari bahwa pestisida memiliki dampak yang cukup merugikan pada pemakaiannya. Setelah diteliti, pestisida dapat merusak ekosistem air yang berada di sekitar lahan pertanian. Mengapa demikian? Jika pestisida digunakan, akan menghasilkan sisa-sisa air yang mengandung pestisida. air yang mengandung pestisida ini akan mengalir melalui sungai atau aliran irigasi dan dapat menyuburkan ganggang di perairan tempat sungai atau irigasi tadi bermuara.

Dengan suburnya ganggang, dapat mengakibatkan cahaya matahari sulit untuk masu ke dalam danau. Ini mengakibatkan hewan-hewan ataupun fitoplankton tidak mendapat cahaya. Jika fitoplankton tidak mendapat cahaya, maka tidak akan dapat berfotosintesis dan tidak dapat lagi menghasilkan makanan untuk hewan-hewan air.

Selain merusak ekosistem, pestisida juga dapat mengganggu kesehatan terutama kesehatan petani. Drngan seringnya menggunakanpestisida, maka kontak kulit dengan pestisida juga akan semakin sering dan dapat mengakibatkan iritasi kulit. Atau jika pestisida terhirup dan masuk paru-paru, dapat mengganggu kesehatan pernafasan.

Dengan adanya dampak buruk dari pestisida, para petani lebih dianjurkan menggunakan sistem pertanian organik yang tidak menggunakan bahan kimia sama sekali. Tetapi pertanian dengan metode ini juga memiliki resiko yaitu rentan untuk terserang hama. Tetapi hasil dari pertanian ini sanngat sehat dan tidak akan mengganggu kesehatan.

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa resiko kanker pada orang-orang yang merokok disebabkan oleh penggunaan pestisida pada saat menanam tembakau. Jika kita membandingkan orang-orang zaman dahulu, walaupun mereka perokok, tetapi mereka tetap sehat dan tidak mengalami penyakit kanker. Kemungkinan ini disebabkan karena zaman dahulu belum digunakannya pestisida saat menanam tembakau.

Oleh karena itu, para petani diharapkan tidak terlalu banyak menggunakan pestisida dan melakukan pertanian organik. Pertanian organik ini sangat bermanfaat dan tidak memiliki efek samping yang membahayakan bagi lingkungan maupun tubuh.

Sumber: http://www.ayocintabumi.110mb.com/pestisida.html

Cara Membuat Pestisida Organik

Indonesia merupakan salah satu negara yang berada pada posisi strategis menurut letak geografisnya. Memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau, dengan kuantitas dan intensitas sinar matahari yang sangat mendukung bagi tumbuh dan berkembangnya berbagai macam plasma nutfah. Kekayaan plasma nutfah yang dimiliki ini sayangnya belum semua tergali dengan baik sisi kemanfaatannya, bahkan belum semua teridentifikasi. Plasma nutfah tersebut sangat kaya manfaat untuk berbagai hal, mulai dari menjadi bahan baku obat-obatan, sumber ilmu pengetahuan, bahan dasar pestisida organik dan sebagainya.

Salah satu manfaat dari multi manfaat plasma nutfah yang dimiliki negeri ini akan saya coba tuangkan dalam tulisan praktis Pestisida Organik Dan Cara Pembuatannya, hal ini menindaklanjuti janji saya terdahulu dalam tulisan Pestisida Organik Dan Tuntutan Kembali Kealam. Tulisan ini juga sekaligus sebagai bentuk implementasi dari brain storming dalam diskusi saya dengan Mas Boni Eko sebagai sesama praktisi kebun, sekaligus juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam turut membantu mencarikan solusi dari berbagai permasalahan kompleks yang dihadapi oleh para petani terutama masalah hama dalam budidaya tanaman.

Berangkat dari keberhasilan salah satu daerah di Jawa Tengah yang sudah merasakan manfaat Pestisida Organik ini, semakin memacu kami untuk menyebarluaskan agar dapat dirasakan juga manfaatnya bagi para petani di daerah lain. Petani sebagai ibu yang menghidupi rakyat sudah sepantasnya untuk ditempatkan dalam posisi yang selayaknya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, atau dengan kata lain sudah seharusnya dimerdekakan. Dimerdekakan dari hasil keringat dan jerih payah mereka dalam menghidupi selama ini, baik dari permasalahan-permasalahan klasik pupuk langka, obat-obatan yang mahal, harga hasil panen yang rendah dan tidak stabil, biaya produksi dan operasi yang tinggi, pendampingan dalam budidaya tanaman dan sebagainya.

Back to topic timbul satu pertanyaan “sudahkah kita optimalkan kemanfaatan plasma nutfah yang dimiliki tersebut, khususnya dalam dunia budidaya tanaman???“ Kita ketahui bersama, jika tanaman ada yang terserang hama perusak tanaman, kebiasaan yang dilakukan adalah ketoko pertanian membeli pestisida kimiawi karena dipandang cepat, praktis, efektif dan efisien (walaupun hal ini masih dipertanyakan). Untuk sekali dua kali aplikasi dan awal-awalnya memang bisa berhasil, namun hama tersebut adalah mahluk hidup yang juga melakukan penyesuaian lingkungan, sehingga bisa saja suatu saat mereka menjadi resisten dan tahan terhadap obat-obatan kimiawi yang digunakan tadi. Pertanyaannya lalu harus bagaimana??? Tentu jawabannya adalah mari mulai berubah, berubah menjadi bijak dalam memperlakukan alam, bukankah alam berlaku rantai ekosistem??... nah rantai inilah yang akan kita coba sentuh dengan Pestisida Organik.

Jangan kuatir juragan, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk Pestisida Organik Dan Cara Pembuatannya merupakan bahan-bahan yang berada di lingkungan kita sehari-hari, mudah mendapatkannya, murah harganya sekaligus mudah pembuatannya. Pestisida organik ini mampu mengatasi dan mengusir hama perusak tanaman pertanian dan perkebunan umumnya seperti kutu, ulat, belalang dan sebagainya. Satu hal yang dibutuhkan adalah juragan mau sedikit repot, hanya sedikit kok tidak banyak he he he.... Ok, kita langsung ke tekape aja ya..

Pertama kali perlu menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan sebagai berikut :

  1. Bawang putih, pandan, kemangi, cabe rawit, tembakau, kunyit, kenikir, masing-masing sejumlah 100 gram.
  2. Gula pasir sejumlah 1 sendok teh
  3. Air suling destilasi sejumlah 1 liter
  4. Tablet Biotamax CustomBio sejumlah 1 butir
  5. Botol kaca steril atau bersih sejumlah 2 buah dan blender atau penghalus

Tahap dan cara pembuatan (tolong diperhatikan ya juragan) :

  1. Bawang putih, pandan, kemangi, cabe rawit, tembakau, kunyit, kenikir + air destilasi dicampur rata dengan cara diblender, kalau tidak ada blender ditumbuk sampai halus dan dicampurkan secara merata juga tidak masalah.
  2. Larutkan gula pasir dengan ¼ gelas air panas kemudian biarkan sampai dingin (kira-kira 50 cc) dan larutkan tablet Biotamax CustomBio dalam 1 liter air hingga larut benar (diamkan kira-kira 1 – 2 jam)
  3. Semua bahan diatas masukkan dalam botol steril yang sudah disediakan, tutup dan biarkan selama 4 hari, maksimal 1 minggu agar terjadi proses fermentasi.
  4. Setelah waktunya selesai, kemudian saring dan masukkan kedalam botol steril yang lain sehingga ampasnya tidak ikut, kemudian tutup dan simpan.
  5. Ampas bisa anda manfaatkan dengan ditaburkan kelahan.

Selesailah sudah pembuatan Pestisida Organik Dan Cara Pembuatannya, gampang khan juragan???...semua bahan mudah didapat, harga murah, cara buatnya gampang, iya khan???... Nah karena sudah selesai, saya ijin mandi dulu ya gan, dah pada lengket keringat nich, ntar gantengnya hilang wwwuuuaakakakakaaa....embeeerrrr.... Oh ya gan, untuk cara penggunaannya saya lanjut ditulisan Pestisida Organik Dan Cara Penggunaannya, tapi di artikel mendatang ya gan...maklum ada beberapa jadwal rutin yang tertunda nich. Ok semoga tulisan Pestisida Organik dan Cara Pembuatannya ini bisa dipahami dengan mudah dan sangat membantu. Sambil menunggu tulisan cara penggunaannya juragan-juragan bisa siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan di atas, dengan melakukan hal di atas berarti ikut berkontribusi pada penyelamatan dan penyehatan lingkungan, semoga sukses

Sumber: www.google.com

0 comments:

Post a Comment

 

!! lullaby !! Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template and web hosting